Malam itu hujan turun perlahan membasahi halaman rumah keluarga Zaemley, di lantai dua, sebuah lampu kamar masih menyala.Shiona Arnando duduk di kursi rodanya, sambil menatap foto lama yang berada di pangkuannya. Foto itu sudah sedikit kusam, karena terlalu sering disentuh. Di dalam foto terlihat dirinya, Wisnu, Romy, Ashuna, dan Mora. Namun yang paling sering ia pandangi adalah senyum Ashuna, senyum yang dulu selalu memenuhi rumah itu dengan kehangatan."Lima tahun..." air mata perlahan jatuh ke pipinya, Shiona menggenggam foto itu erat."Lima tahun Mama tidak melihatmu, Nak."Semakin tua usianya, semakin besar penyesalan yang ia rasakan. Ia masih ingat hari ketika Ashuna pergi, hari ketika putrinya menangis dan berusaha menjelaskan semuanya. Namun, dirinya justru memilih mempercayai orang lain. Bukan anak yang selama ini dibesarkannya,bukan pula anak yang selalu memanggilnya Mama dengan penuh kasih.Tok. Tok.Pintu kamar diketuk pelan."Masuk," ucap Shiona.Seorang pelayan wanita
最終更新日 : 2026-06-14 続きを読む