Tepat pukul sepuluh pagi, Marco memasuki lobi utama Castellano Imperial Hotels Group. Gedung itu tampak sibuk seperti biasanya. Para karyawan berlalu-lalang membawa berkas dan tablet, sementara beberapa tamu terlihat menunggu di ruang resepsionis.Setelah memperkenalkan diri, sekretaris Alejandro segera mengantarnya menuju lantai paling atas. Pintu ruang presiden direktur terbuka perlahan, memperlihatkan Alejandro yang sedang berdiri di dekat jendela sambil menikmati secangkir kopi."Selamat pagi, Om Alejandro," sapa Marco dengan hormat sambil mengulurkan tangan."Selamat pagi, Marco," balas Alejandro sambil menjabat tangannya. "Silakan duduk. Terima kasih sudah datang tepat waktu."Marco mengangguk lalu duduk di kursi yang telah disediakan. Tatapannya sempat menyapu rua
Read more