Nada ringback terdengar berulang kali. Katty harus menunggu, bahkan harus menghubungi Nicholas hingga tiga kali sebelum akhirnya panggilannya dijawab.Senyuman sumringah terlihat dimata wanita paruh baya itu.“Selamat siang, Tuan Nicholas, maaf mengganggu waktu berharga Anda,” sapa Katty dengan nada yang begitu lembut dan sopan.“Selamat siang, Nyonya Katty,” jawab Nicholas menggantung, dan tidak berapa lama ia kembali bicara, “tidak biasanya Anda menelphone.”Katty menggengam erat handponenya, dalam satu tarikan napas dalam ia berbicara dengan nada memelasnya, “Saya menelphone Anda karena tidak ada pilihan lain.""Maksud Anda apa?" tanya Nicholas."Saya ingin tahu, apakah Lilian ada disana? Sudah satu minggu dia menghilang tanpa kabar dan tidak dapat dihubungi, kami sudah mencarinya kemana-mana. Tadinya, saya tidak ingin menghubungi pihak keluarga agar tidak terjadi kesalah pahaman, tetapi setelah dipikir.. saya takut telah terjadi sesuatu padanya,” cerita Katty dengan serangkai dust
Magbasa pa