Lilian terperangah dengan mata terbelalak, celetukan mesum Mante telah berhasil merusak suasana hatinya.Sementara, Mante yang telah bicara demikian, tersenyum sumringah dengan mata berbinar, menatap tanpa dosa.Selalu saja ada kata-kata mutiara hitam tak terduga dari mulut pria itu..Diraihnya bouquet bunga pemberian Mante, seketika Lilian pukul kepala pria itu beberapa kali, melampiaskan kemarahan. "Singkirkan pikiran kotormu itu, apa di otakmu isinya hanya tentang seks saja!" Mante merenggut, menyembunyikan wajahnya dengan telapak tangan. "Aku kan hanya menebak, siapa tahu kau mau mengeluarkan pengaman dari dalam tas itu!"Lilian kian terbelalak, semakin tidak habis pikir dengan ucapan Mante. Orang gila mana yang sampai bisa berpikir melakukan seks ditengah keramaian, di hari kelulusan!Tentu saja Mante Hemilton!Lilian tidak merasa dirinya masih polos dan suci, tapi setidaknya dia tahu sebuah batasan dan masih mampu menggunakan akal sehatnya.Dengan wajah kesal, Lilian membuang p
Baca selengkapnya