Suara isak tangis memenuhi ruangan. Orang-orang berpakaian serba hitam datang silih berganti untuk melayat di rumah duka putra Stamham Asharf, yang telah meninggal dunia karena sebab yang tidak pernah bisa dijelaskan kepada publik.Lautan karangan bunga menghiasi rumah duka, bahkan memanjang hingga ke tepi jalan. Sementara itu, puluhan awak media bertahan di luar, menunggu kesempatan untuk mendengar sepotong kisah dari sahabat, dan orang-orang terdekat yang mengenang berbagai kebaikan Elliot Asharf selama hidupnya.Banyak orang penting di rumah duka itu, tak hanya kalangan pejabat, pengusaha, sederet publik figure pun datang untuk melakukan penghormatan terakhir mereka pada putra Stamham.Stamham yang sedang berduka, kini berdiri di dekat karangan bunga. Wajahnya terlihat sangat lelah lesu dengan tatapan kosong.Disana, Stamham berdiri sendirian, istrinya tidak hadir karena trauma berat hingga membutuhkan bantuan psikolog, sementara beberapa anaknya tampaknya tidak sudi berdiri disis
Read more