“Baik, Yang Mulia. Saya akan menyampaikannya.”Melisa masih berdiri di hadapan Laticia, menunggu keputusan berikutnya. Setelah beberapa saat, ia akhirnya memberanikan diri bertanya, “Jadi, kapan Yang Mulia akan menemui Lady Selena?”Laticia yang sejak tadi memandang ke luar jendela perlahan mengalihkan pandangannya kepada Melisa. Wajahnya tetap tenang, seolah persoalan Selena bukan sesuatu yang perlu dipikirkannya terburu-buru.“Jika dia bisa membuat Carsein melupakan masalah denganku, aku akan menemuinya,” jawab Laticia santai. “Katakan kepadanya, jika dia berhasil melakukannya, aku akan memberinya hadiah.”Melisa segera menundukkan kepala. “Baik, Yang Mulia. Akan saya sampaikan.”Namun setelah mengatakan itu, Melisa tidak langsung pergi. Ia tetap berdiri di tempatnya dengan ekspresi sedikit ragu. Laticia yang menyadarinya akhirnya menoleh lagi.“Apa ada lagi yang ingin kau katakan?”Melisa menarik napas pelan,“Lady Selena juga bertanya apakah setelah kejadian ini akan terjadi masa
Baca selengkapnya