Tujuh hari.Hanya tujuh hari sejak suara itu pertama kali muncul dan dunia yang kukenal lenyap tanpa sisa. Dalam waktu sesingkat itu, kota-kota berubah menjadi reruntuhan, pemerintahan runtuh, listrik padam, dan manusia yang selama ini hidup berdampingan mulai menunjukkan wajah asli mereka.Aku duduk bersandar pada dinding beton sebuah tempat perlindungan darurat bersama ratusan orang lainnya. Udara di dalam ruangan terasa pengap oleh bau darah, keringat, dan ketakutan.Di dekat pintu masuk, seorang pria memeluk tubuh istrinya yang telah kehilangan satu lengan. Tidak jauh dari sana, seorang anak kecil terus mengguncang bahu ayahnya yang sudah tidak bergerak sejak pagi. Tidak ada yang berani membantu. Tidak ada yang punya tenaga untuk peduli pada penderitaan orang lain ketika mereka sendiri sedang berusaha bertahan hidup.Tujuh hari terakhir terasa lebih panjang daripada seluruh hidupku.Aku melihat seorang ayah merebut botol air dari tangan orang lain demi menyelamatkan anaknya. Aku m
Last Updated : 2026-05-06 Read more