Perpustakaan kampus hampir selalu menjadi tempat paling tenang di seluruh area universitas. Aroma buku yang mulai menguning bercampur dengan udara dingin dari AC menciptakan suasana yang membuat orang mengantuk.Aku mendorong pintu kaca perlahan lalu melangkah masuk. Di balik meja pustakawan, seseorang sedang sibuk menempelkan label inventaris pada tumpukan buku yang baru datang.Vara.Rambut panjangnya diikat sederhana. Sesekali ia meniup rambut yang jatuh ke depan wajahnya sebelum kembali menempel label berikutnya. Tangannya bergerak cepat, seolah pekerjaan itu telah menjadi rutinitas yang diulang berkali-kali.Aku menghampiri meja itu."Permisi."Tanpa mengangkat kepala, ia tetap melanjutkan pekerjaannya."Iya?""Aku lagi cari sebuah buku."Baru setelah mendengar suaraku lebih jelas, tangannya berhenti.Ia mendongak, lalu tersenyum sopan."Buku apa?""Artificial Intelligence.""Khusus apa?"
اقرأ المزيد