Sorot mata Tuan Willy seketika menggelap. Dia tidak ingin mempercayai perkataan Bella.Namun, saat melihat wajah Nyonya Siska yang sudah basah oleh air mata, dia langsung memahami semuanya.Dengan suara berat, dia bertanya kata demi kata, "Siapa pria itu?"Nyonya Siska hanya terus menangis. Lama sekali berlalu tanpa satu jawaban pun keluar dari mulutnya. Melihat itu, nada suara Tuan Willy meninggi."Aku sedang bertanya padamu, siapa pria itu?! Eka, benar?!"Meski Nyonya Siska tetap diam, dalam hati Tuan Willy sebenarnya sudah memiliki jawaban.Tiga puluh tahun telah berlalu. Kenangan lama itu seharusnya sudah terkubur dan memudar, tetapi nama Eka Wibowo masih terus muncul di benaknya.Dulu, keluarga Nyonya Siska menolak pernikahannya dengan Eka yang miskin dan tidak punya apa-apa. Saat itulah Tuan Willy yang diam-diam mencintai Nyonya Siska, datang melamar, dan hubungan mereka pun dimulai.Dia sempat berpikir Nyonya Siska telah melupakan pria itu. Tidak disangka, bertahun-tahun berlalu
Ler mais