Bella sebenarnya ingin menolak, tetapi tiba-tiba dia teringat sesuatu.Dia mengangkat ponselnya dan mengirim sebuah pesan. Tidak lama kemudian, ponsel Tuan Willy ikut berbunyi bersamaan.[Kalau nggak ingin dia kecewa, transfer seratus triliun itu ke rekeningku sekarang juga.]Uang seratus triliun itu sebenarnya baru akan diberikan saat hari pernikahan Bella tiba. Namun, dia sudah tidak bisa menunggu lebih lama lagi. Dengan keadaan seperti sekarang, dia takut akan terjadi perubahan.Melihat Tuan Willy tidak kunjung mengambil ponselnya, Bella mengingatkan dengan tenang, "Ayah, ponsel Ayah berbunyi. Nggak dicek?"Begitu membaca isi pesan itu, raut wajah Tuan Willy langsung berubah.Namun, keraguan itu hanya berlangsung sesaat. Dia segera membalas singkat.[Ya.]Bella tahu Tuan Willy adalah orang yang selalu menepati ucapan. Setelah mendapat jawaban pasti, dia menoleh pada Raisa dan memperlihatkan senyum tipis."Aku bakal ikut."Karena kejadian tadi, Bella sudah kehilangan minat untuk berf
Read more