Di tengah perjalanan, ponsel Alain terus berdering.Itu telepon dari Janet. Suaranya terdengar lemah dari seberang sana, "Alain, perutku sakit ...."Sebelum Janet selesai bicara, Alain langsung menyuruh sopir menghentikan mobil, lalu menoleh kepadaku. "Janet sakit dan sekarang sangat membutuhkan aku. Aku harus pergi menemuinya. Tenang saja, malam ini aku akan datang ke gereja tepat waktu."Aku menunduk, lalu mengangguk pelan.Mungkin Alain tidak menyangka aku akan setenang ini, sehingga dia bertanya, "Bukannya dulu kamu paling nggak suka kalau aku meninggalkanmu di tengah jalan demi menemui Janet?"Aku tersenyum kecil. Sebelum sempat menjawab, Alain kembali berkata, "Aku nggak peduli permainan apa yang sedang kamu lakukan. Tapi karena kita sudah sepakat untuk menikah, Janet juga nggak lagi menjadi ancaman bagimu. Jadi jangan punya pikiran aneh-aneh."Setelah mengatakan itu, Alain menyuruhku turun dari mobil.Aku berdiri di tempat sambil melihat mobil itu menghilang dari pandanganku, me
Read more