Alexa kehilangan tangan kananya, bagian yang ditarik oleh ruh-tuh di dalam terowongan jiwa. Ia berteriak, terkejut. Sementara itu, Sandera yang sedang lewat, terkejut dengan kondisi nyonya besarnya. Alexa sedang terbaring di sisi Dean, yang tampak segar bugar. Sementara, tangan kanan Nyonya Alexa mengecil dengan begitu aneh, seolah-olah semua sel-sel di dalam tangan kanannya turut menyusut. Ia tidak keriput, tapi tangannya seperti kembali jadi anak berusia 5 tahun. "Nyonya! Apa yang terjadi denganmu?" tanya Sandara, menggoncang-goncangkan tubuh Alexa. Namun, tidak ada jawaban. Sementara itu, tiba-tiba Dean yang sudah mati itu, tiba-tiba saja bangkit dari tidurnya. Ia berdiri dengan begitu cepat, seolah-olah tidak pernah mengalami kematian sebelumnya. Ia melihat ke sekeliling, mencoba mengingat semua hal yang terjadi kepadanya. Dan tatapan matanya berhenti tepat di tubuh Veronika, wanita yang paling ia cintai di dunia. Wanita yang begitu ia perjuangkan kesuciannya, dan akhirn
Read more