Pagi hari di distrik luar Kota Alkimia Pusat dimulai dengan kepulan asap kelabu dari cerobong-cerobong tungku distrik bawah, namun pandangan Long Tian tetap tertuju pada kemegahan struktur yang berdiri di inti kota. Dari jendela kamar penginapan kecilnya yang sederhana, Menara Alkimia Sembilan Tingkat terlihat seperti pilar raksasa yang menopang kubah langit Benua Tengah. Struktur bangunan tersebut bukan sekadar tempat berkumpulnya para praktisi obat, melainkan perwujudan dari otoritas tertinggi yang mengatur seluruh sirkulasi pil keabadian, distribusi tanaman herbal langka, dan hukum kultivasi di seluruh benua atas.Menara raksasa itu dibangun menggunakan batuan obsidian hitam yang dipadukan dengan lempengan perak spiritual, memberikan kesan kokoh sekaligus sakral. Setiap tingkat dari menara tersebut memiliki karakteristik arsitektur dan fungsi yang sangat spesifik, mencerminkan hierarki kemampuan alkimia yang sangat ketat. Semakin tinggi tingkatan menara, semakin murni ti
Read more