Persidangan Rahasia Di Lin Sebagian besar sejarawan di masa depan menilai kehadiran Dewan Tetua bagaikan sebilah pedang tajam yang terus tergantung di atas kepala para penguasa klan, memaksa mereka untuk selalu waspada dan tidak bertindak sewenang-wenang. Lembaga ini memainkan peran krusial dalam menjaga keseimbangan kekuasaan, menekan angka korupsi di birokrasi, menyuarakan jeritan hati rakyat jelata, meningkatkan proses demokratisasi, sekaligus menjaga stabilitas kekuasaan keluarga. Di masa krisis besar, Dewan Tetua juga terbukti mampu menyelamatkan legacy sejarah klan. Sebagai contoh, setelah Zi Chuan Yuanxing gugur di medan pertempuran Timur Jauh, Dewan Tetua mengambil keputusan berani dengan memutus tradisi pewarisan takhta dari ayah ke anak, dan memilih untuk mengangkat adik kandungnya, Zi Chuan Canxing, sebagai pemimpin tertinggi yang baru, serta menetapkan Zi Chuan Ning sebagai ahli waris jalur pertama.
Read More