Bab 66: Pertempuran di Pai – Sisa Harapan di Tengah Kehampaan Zichuan Xiu berjuang keras untuk bangkit berdiri, menggerakkan sepasang kakinya yang mati rasa demi mengembalikan kepekaan indra perabanya. Dia bisa merasakan barisan luka di sekujur tubuhnya kembali memancarkan aliran darah segar, namun tidak ada satu pun orang yang bisa membalut luka-luka tersebut, dan tidak ada selembar kain pun yang bisa digunakannya. Dia berdiri tegap, berjalan terhuyung-huyung beberapa langkah, lalu jatuh terjerembab dengan kepala terlebih dahulu ke dalam sebuah lubang pohon yang tergenang air hujan. Dengan sisa tenaganya, dia berjuang keras untuk merangkak keluar dari dalam genangan air tersebut dalam kondisi seluruh pakaian basah kuyup. Sepasang sepatu boots miliknya telah lama hilang entah ke mana, membuat sepasang telapak kakinya yang terluka parah dan tanpa alas harus menginjak permukaan tanah yang dipenuhi oleh semak duri tajam. Kerimbunan ranting pepoho
Read more