Bab 184: Pertempuran Sengit – Terbangun di Tempat Tersembunyi Zichuan Xiu mengerang pelan, terbangun dari mimpi buruk yang sangat dalam. Begitu membuka sepasang matanya, dia mendapati dirinya berada dalam kegelapan mutlak tanpa mampu melihat benda apa pun di sekitarnya. Di bawah tubuhnya terhampar alas papan kayu keras yang dilapisi oleh tumpukan bahan lembut, terbukti dari aroma khas tanah dan jerami segar yang tercium oleh indra penciumannya. Dia bisa merasakan ruang di sekelilingnya bergoyang secara ritmis—kadang bergeser ke kiri, ke kanan, terangkat ke atas, lalu turun ke bawah—memicu munculnya sensasi rasa mual yang mendalam. Kepalanya terasa pening membentur, sepasang bibirnya pecah-pecah, dan rasa haus yang sangat luar biasa membakar tenggorokannya. Tanpa sadar dia melepaskan rintihan suara pelan dari mulutnya: "Air..." Goyangan roda di sekitarnya me
Read more