Felix baru saja keluar dari kamar asisten setelah memastikan Rein berbaring dengan nyaman di kamarnya.Pintu tertutup pelan di belakangnya. Felix berdiri sejenak di koridor, menatap pintu kayu jati itu dengan ekspresi datar. Tangannya masih menggenggam handuk yang melilit di pinggangnya.Ia menghela napas, lalu berbalik untuk berjalan menuju kamarnya.Tapi kemudian langkahnya terhenti.Di ujung koridor, dekat dapur kecil untuk staf, dua sosok perempuan sedang berbisik-bisik. Seragam pelayan khas Mansion Ashford masih melekat di tubuh mereka. Wajah mereka tertunduk, tapi mata mereka sesekali melirik ke arah Felix.Kepala pelayan, Isabella, seorang wanita berusia lima puluhan dengan rambut disanggul rapi, sedang menatap Felix dengan ekspresi yang tidak biasa.Di sampingnya, seorang pelayan muda bernama Mia, yang baru bekerja beberapa bulan, ikut menunduk tapi tidak bisa menyembunyikan rasa ingin tahuny
Read more