Felix menghela napas. “Aku tidak tahu. Tapi aku akan mencari tahu.”Rhea terdiam. Ia mulai berpikir jika ada seseorang yang berniat mencelakai nya. Namun, ia tak bisa menduga siapa orang itu.“Karena sudah terlanjur, kita akan tetap pergi ke Bank Mandiri hari ini,” kata Felix, berbalik menatap Rhea.“Tapi kau akan berjalan di sampingku. Bukan di belakang. Dan jika ada yang mencurigakan, kau lari ke arahku. Jangan mencoba menjadi pahlawan.”Rhea mengangguk. “Baik, Tuan.”Felix berjalan ke meja, meraih jas yang tergantung di kursi, mengenakannya dengan gerakan cepat.“Pertemuan jam sembilan. Aku ingin sampai lebih awal. Setelah itu, kita akan makan siang di luar.”“Di luar, Tuan?”“Apa kau keberatan?”“Tidak, Tuan. Saya hanya terkejut.”Felix tidak menjawab. Ia hanya berjalan ke pintu, melangkah keluar, tanpa menunggu Rein.Rhea meng
อ่านเพิ่มเติม