Mereka berjalan santai menuju area penangkaran kuda. Tidak sebesar dan selengkap penangkaran kuda Duke Greymont, tetapi tetap saja luas dan menyenangkan bagi penggemar kuda.Sembari berjalan, Cecilie sudah mulai membeberkan ide-idenya, dan Lady Caldevon menanggapi. Memberi beberapa masukan, bahkan mendebat dengan sopan jika menurutnya ide itu tidak sesuai.Cecilie mengangguk pelan setelah mendengar masukan terakhir Lady Caldevon.“Kalau begitu, kita tetap akan mempertahankan tradisi dan ritual, dengan menambahkan beberapa acara baru,” ujarnya saat mereka berhenti di dekat pagar arena latihan.Di salah satu bangunan kandang beratap batu, ia melihat Lord Caldevon sedang mengobrol dengan Lucian.“Bisakah Anda mencatatnya untuk saya, Lady Caldevon?” tanyanya sopan. “Saya pikir karena Anda sudah terbiasa membantu administrasi bisnis suami Anda…”Dengan segera Lady Caldevon mengangguk.“Ya. Tentu, Yang Mulia,” jawabnya. “Saya akan mencatat ide-ide kita tadi, dan membawanya saat kita mengada
Ler mais