Evelyn perlahan bangkit dari ranjang dengan langkah ragu dan tubuh yang terasa lemas."Mau ke mana dengan kaki yang lemas seperti ini?" tanya Alexander lembut seraya dengan siaga memapah tubuh istrinya."Xavier sudah pergi dari rumahmu, bukankah kau mendengarnya barusan? Tentu saja aku harus menemuinya," jawab Evelyn pelan."Tidak sebagai tunangannya, tapi sebagai istriku. Kalau tidak, tidak ada yang boleh pergi dari vila ini," tegas Alexander, diutarakannya dengan nada tenang namun penuh penekanan."Alexander, kumohon," pital Evelyn."Baiklah, akan kuturuti setelah satu ronde lagi. Bagaimana?" sahut Alexander yang malah berguyon."Alexander, seriuslah," tegur Evelyn singkat.Alexander tersenyum menanggapi teguran Evelyn. Tanpa aba-aba, tubuh Evelyn langsung diangkatnya menuju kamar mandi."Aku serius. Mandilah dulu kalau kau ingin pergi, atau semua orang akan mencium aroma peluh kita semalaman dari tubuhmu," ujar Alexander seraya terkekeh pelan melihat kepanikan Evelyn yang lupa situ
Huling Na-update : 2026-09-29 Magbasa pa