Hidup Kedua Ibu Pewaris Yang Terbuang

Hidup Kedua Ibu Pewaris Yang Terbuang

last updateDernière mise à jour : 2026-07-10
Par:  Money AngelMis à jour à l'instant
Langue: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
Notes insuffisantes
13Chapitres
73Vues
Lire
Bibliothèque

Partager:  

Report
Overview
Catalog
Scanner le code pour lire sur l'application

Scarlett Voss bersyukur diberi kesempatan hidup untuk kedua kalinya, meski harus menjalani kehidupan wanita lain. Ia bertekad mengubah takdir tragis pemilik tubuh ini dan hidup dengan tenang. Namun semua rencananya hancur ketika pria yang seharusnya tak pernah mencintai wanita itu justru mulai mengejarnya.

Voir plus

Chapitre 1

Menolak Belas Kasihan Busuk

Ini sudah hari ketiga sejak ia terbangun di atas ranjang sebuah rumah sakit pinggiran kota yang berbau karbol menyengat.

Bagi Scarlett Voss, yang kini menempati raga asing ini, kesempatan kedua untuk kembali menghirup napas adalah keajaiban besar. Ia tidak peduli siapa pemilik tubuh ini sebelumnya, atau seberapa tragis penderitaan wanita bernama Evelyn Ashford, tubuh yang ia tempati ini, hingga jiwanya menyerah pada takdir.

Fokus utamanya saat ini sangat sederhana: ia akan bertahan hidup, merawat raga baru ini, dan tidak akan membiarkan siapa pun menginjak-injak harga dirinya lagi.

Perlahan, ia menegakkan punggungnya yang kaku. Tubuh ini masih terasa sangat ringkih dan rahimnya terkadang masih menyisakan rasa nyeri pasca melahirkan beberapa hari lalu. Ia melangkah dengan hati-hati menuju jendela, memasukkan kedua tangannya ke dalam saku mantel tipis murahan. Tatapannya sedingin es menembus kaca, mengamati pemandangan kota asing yang kini menjadi panggung baru bagi kelanjutan hidupnya. Kota metropolitan yang sibuk ini bukan lagi milik Evelyn si gadis naif yang hanya bisa meratap.

Yang tersisa di kamar ini sekarang hanyalah satu jiwa baru yang tangguh.

Tok. Tok. Tok.

Suara ketukan pintu yang teratur memecah keheningan. Mendengar itu, sudut bibirnya yang pucat membentuk seulas senyuman tipis penuh ejekan. Tiga kali ketukan dengan jeda yang sama persis. Sungguh sebuah simetris yang mekanis dan memuakkan.

"Ayah dan Ibu datang. Evelyn, kau di dalam?" Itu adalah suara Vanessa, saudari angkat dari pemilik tubuh ini.

Ia tidak lantas menoleh. Selama tiga hari mengunci diri, dia sudah mempelajari banyak hal dari sisa-sisa ingatan raga ini. Evelyn yang lama selalu menganggap kebiasaan mengetuk pintu tiga kali di depan umum itu sebagai tindakan yang manis dan sopan. Tapi baginya yang terbiasa membaca intensi busuk manusia, ketukan itu justru pertanda dari seorang sosiopat yang terlalu terobsesi dengan pencitraaan diri di depan publik.

Pintu terbuka. Ia membalikkan tubuhnya dengan sangat lambat ketika Edward dan Sophia Ashford melangkah masuk, diikuti oleh Vanessa yang berjalan anggun di belakang mereka. Wajah sepasang orang tua kandung Evelyn itu terlihat begitu rumit—ada campuran antara gengsi yang terluka, rasa malu, dan rasa jengah. Dari jarak sedekat ini, ia tidak melihat ada secuil pun rasa bersalah atau kekhawatiran tulus. Sepasang suami istri terpandang itu seolah-olah sedang mencari cara paling bersih untuk membuang sebuah 'sampah' tanpa mencoreng nama baik keluarga.

Edward Ashford berdehem pelan. "Evelyn."

Wanita di dekat jendela itu tidak menyahut, hanya menatap dengan pandangan datar yang tidak terbaca.

"Kami sudah menyiapkan sebuah rumah yang layak di kota Green Hollow untukmu," lanjut Edward dengan nada suara bariton yang memerintah.

'Langsung pada intinya, huh? Dia bahkan tidak basa-basi menanyakan apakah tubuh putrinya masih sakit?' Ia hampir saja tertawa lepas di dalam hatinya. Sungguh luar biasa dinginnya keluarga kandung ini.

Sophia Ashford maju selangkah, jemarinya menggenggam erat tali tas Hermes kulit buaya miliknya, seolah takut atmosfer kamar rumah sakit yang kumuh ini akan mengotori barang mewahnya. "Udara di sana bagus untuk proses pemulihan fisikmu, Evelyn. Kami janji akan mengirimkan sejumlah uang ke rekening pribadimu setiap bulan, jadi kau tidak perlu khawatir."

Ia masih bergeming, hanya ingin melihat sejauh mana sandiwara memuakkan ini akan terus bergulir.

Melihat sasarannya hanya diam, Vanessa segera mengambil alih panggung. Wanita muda itu menundukkan wajahnya, meremas ujung blusnya dengan ekspresi penuh kesedihan palsu. "Kak… tolong jangan salah paham. Ayah dan Ibu melakukan ini karena takut kalau pihak media di ibu kota akan terus mengejarmu dan mencari tahu lebih dalam tentang kejadian malam kelam itu..."

Ia menatap lurus ke arah Vanessa, memindai setiap guratan palsu di wajah sang adik angkat. Berdasarkan pecahan ingatan raga ini, Evelyn Ashford memang sedang menjadi pusat perhatian di kalangan elite. Tapi sayangnya, dia terkenal sebagai wanita murahan yang cacat moral—seorang jalang yang melahirkan anak haram tanpa pernah tahu siapa identitas pria yang menidurinya malam itu. Sebuah rencana penjebakan yang disusun dengan sangat rapi dan kejam oleh Vanessa.

Ia mengalihkan pandangannya kembali ke arah Edward, mengabaikan total air mata buaya Vanessa. "Lalu, setelah itu apa?"

Edward mengernyitkan dahi, merasa tidak nyaman dengan respons dingin putrinya. Biasanya, Evelyn akan langsung menangis bersimpuh memohon agar tidak dibuang. "Lalu apa maksudmu?"

"Bukankah kalian sudah merencanakan pengusiran berkedok pemulihan ini sejak dua hari yang lalu?" tanyanya dengan nada suara yang teramat santai.

Sophia tampak terkesiap, merasa tersinggung mendengar kelancangan tersebut. "Evelyn… kau berani marah pada kami atas keputusan terbaik ini?"

Ia mengangkat satu alisnya tinggi-tinggi. “Marah? Tidak sama sekali—aku hanya tidak peduli dengan apa pun yang ingin kalian lakukan padaku.”

Vanessa membelalakkan matanya, sementara Edward dan Sophia menatapnya dengan tatapan tidak percaya. Mereka seolah-olah sedang melihat sesosok orang asing kejam yang sedang memakai kulit anak mereka.

"Dengar baik-baik, Tuan dan Nyonya Ashford." Ia melangkah dengan keanggunan alami lalu menyandarkan tubuh ringkihnya ke punggung kursi kayu. Caranya duduk dan melipat kaki memancarkan aura otoritas yang sangat masif dan dominan. "Aku tidak menginginkan rumah yang kalian tawarkan, aku tidak butuh uang receh bulanan kalian, dan aku juga sama sekali tidak sudi menerima belas kasihan busuk dari tempat ini."

Suaranya tidak meninggi, namun getaran dingin di setiap untaian katanya sanggup membuat ruangan rawat itu seketika sunyi senyap dan mencekam.

Vanessa diam-diam menelan ludahnya dengan susah payah, merasakan intuisi liciknya membunyikan alarm bahaya. Sifat penakut dan tatapan mata Evelyn yang selalu memohon ampunan telah menguap tanpa bekas. Wanita di hadapannya saat ini benar-benar makhluk yang berbeda.

Sementara itu, ia kembali mengalihkan pandangannya ke arah jendela. Di dalam labirin kepalanya yang rumit, sebuah memori lama berupa barisan nomor rahasia mencuat ke permukaan dengan jelas. Dua belas digit angka acak yang terenkripsi menuju rekening offshore pribadinya yang menampung kekayaan tanpa batas dari kehidupannya yang dulu. Aset raksasa yang tidak akan pernah bisa dilacak oleh siapa pun.

Perlahan, sudut bibirnya terangkat membentuk seulas seringai kemenangan yang tipis namun mematikan. Dengan modal finansial luar biasa besar ini, ia akan membangun kerajaannya sendiri dari nol.

Edward Ashford yang merasa otoritasnya diinjak-injak ingin sekali memaki, namun ego bisnisnya segera menahan kalimat itu di tenggorokan. Setelah dipikir menggunakan logika keuntungan, tidak ada ruginya mengabulkan permintaan ini. Sangat menguntungkan bagi reputasi perusahaannya jika mereka memutus semua hubungan darah dengan Evelyn saat ini juga agar aib keluarga terkubur selamanya.

Edward tidak tahu, bahwa keputusan hari ini adalah awal dari penyesalan terbesar yang akan menghancurkan hidupnya di masa depan.

Déplier
Chapitre suivant
Télécharger

Dernier chapitre

Plus de chapitres

Aux lecteurs

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Pas de commentaire
13
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status