Pak Farid kembali bertanya kepada Sita dan Sita setuju. Dia meminta Elisa untuk mempersiapkan langkah-langkah perawatan Bram di luar rumah sakit.Setelah Elisa pergi, Pak Farid berkata kepada Adrian yang sejak tadi hanya diam saja, "Seharusnya, kamu yang diminta untuk mengobati Bram sejak awal. Bahkan, Darsa yang sebelumnya mungkin juga akan memiliki akhir yang berbeda.""Jangan bicara seperti itu! Dalam hal pengalaman medis, aku nggak sebanding dengan kalian.""Kamu terlalu rendah hati. Oh, sekalian saja mumpung ada kesempatan, mumpung hari ini Sita dan yang lainnya nggak ada, bagaimana kalau kamu membantuku memeriksa Husni ….""Husni? Dia orangnya Sita. Aku nggak berani menyentuhnya!"Adrian kemudian pamit dan pergi.Di pojokan yang sepi, Adrian dikejutkan oleh Elisa yang tiba-tiba muncul. Wanita itu dengan sengaja mendekatkan tubuhnya dan memanfaatkan kesempatan untuk meraba-raba Adrian.Adrian pun langsung bertanya, "Tindakan yang kamu lakukan di depan Pak Farid tadi, siapa yang me
Baca selengkapnya