登入Adrian Pramudya sama sekali tidak pernah menyangka jika ucapan putrinya yang terkesan asal bicara, "Aku bukan anak kandungmu!", ternyata menjadi kenyataan. Kalimat itu pula yang akhirnya membongkar lapisan demi lapisan rahasia kelam yang menyelimuti pernikahan dan keluarga Adrian. Istri Adrian adalah seorang wanita yang luar biasa cantik sekaligus wanita terkaya di daerah tersebut. Menikah dengan Adrian selama enam belas tahun, mereka dikaruniai tiga anak perempuan. Namun, hasil tes DNA berikutnya menunjukkan kejutan yang lebih mengerikan, dua anak perempuan mereka yang lain ternyata juga bukan anak kandung Adrian. Sejak saat itu, kehidupan pernikahan dan karier Adrian pun terperosok ke dalam masa terburuk dalam hidupnya ....
查看更多Sebagai seorang dokter yang berjiwa mulia, Adrian tetap memeriksa pasien tersebut dan menemukan jika pria itu mengalami henti jantung akibat kegembiraan yang berlebihan.Dasar tidak tahu malu!Adrian mencibir, tetapi tetap melakukan resusitasi jantung pada pria itu dan memanggil ambulans. Setelah itu, Adrian kembali ke kamarnya untuk beristirahat. Agar tidak ada lagi orang yang meneleponnya, Adrian mencabut kabel teleponnya.Keesokan harinya, saat berada di restoran prasmanan hotel, Adrian kembali bertemu dengan wanita paruh baya itu. Wanita itu justru meminta untuk duduk satu meja dengannya."Dokter Adrian, terima kasih. Kalau nggak ada Anda, aku benar-benar nggak tahu harus berbuat apa.""Nggak perlu sungkan. Jujur saja, suamimu sedang terbaring di rumah sakit, tapi kamu malah melakukan hal seperti ini. Aku benar-benar nggak bisa membenarkan tindakanmu."Adrian mengatakannya dengan cukup halus, padahal dia hampir saja mengatakan, "Wanita murahan kayak kamu, yang mengkhianati pernikah
Malam makin larut, Kamila keluar dari ruang kerjanya sambil memijat lehernya. Bekerja membungkuk di depan meja dalam waktu yang lama memang melelahkan.Kamila menerima secangkir teh yang diserahkan Kak Mayang, lalu meminumnya sedikit. Melihat Kak Mayang tampak ragu-ragu hendak bicara, Kamila pun berkata, "Jangan bertele-tele, katakan saja langsung.""Pak Adrian membawa pergi mobil nomor dua dan sampai sekarang belum kembali. Waktu dia pergi, aku lihat dia bawa tas kerja, kotak medis dan beberapa setel pakaian ganti sekaligus. Ponselnya juga nggak bisa dihubungi. Sudah selarut ini, apa kita perlu cari dia?""Dia sudah dewasa, masa nggak tahu jalan pulang ke rumah? Biarkan saja dia, istirahatlah."Kamila merasa pusing. Jelas sekali penolakannya untuk memberikan uang tadi sudah membuat Adrian salah paham kepadanya. Selain itu, kelakuan Adrian yang seperti ini membuat Kamila merasa jika Adrian sangat kekanak-kanakan.Di dalam hatinya, Kamila merasa khawatir karena Adrian sudah berubah. Adr
Willy tidak bisa langsung menjawab pertanyaan Adrian tersebut.Di tengah pembicaraan mereka, ada telepon dari Departemen ICU. Ada seorang pasien lansia yang sudah pensiun, yang tiba-tiba mengalami kondisi kritis dan memerlukan bantuan direktur. Begitu mendengar hal itu, Pak Willy langsung memahami kondisi pasien tersebut. Namun, karena dia merasa tidak yakin, Pak Willy pun ingin mengajak Adrian pergi bersamanya.Adrian menolak dengan alasan konfliknya dengan Henry. Adrian tidak ingin melakukan kesalahan sekecil apa pun dalam prosedur medis yang nantinya bisa dimanfaatkan oleh Henry untuk menyerangnya. Adrian bukanlah orang yang pengecut atau takut menghadapi masalah. Hanya saja, dia sadar jika saat ini memang waktunya untuk menjaga jarak dan menghindari kecurigaan.Sesampainya di rumah, Adrian melihat istrinya sudah pulang. Hatinya merasa sangat kesal. Namun, Adrian berpura-pura seakan tidak terjadi apa-apa. Dia lalu mencuci tangan dan makan.Porsi makan Kamila sedikit. Tak lama kemudi
"Istriku itu wanita penghibur!"Informasi yang terkandung dalam kalimat itu membuat para dokter yang hadir di sana terkejut, termasuk Pak Wisnu. Mereka tidak menyangka jika Adrian akan mengatakan hal seperti itu. Tidak ada orang yang sanggup menoleransi aib istrinya sendiri, apalagi sampai mengungkapkannya secara terang-terangan di tempat ini!Henry dan teman-temannya ingin menjatuhkan Adrian. Sementara orang lain yang tidak terlibat juga ingin ikut menonton drama ini. Namun, kini mereka semua justru merasa kecewa. Jika wanita itu benar-benar istri Adrian, tindakannya yang datang menemui Adrian untuk urusan suami istri, meski dilakukan di asrama rumah sakit sekalipun, sama sekali tidak ada salahnya.Melihat kata-katanya berhasil membungkam semua orang, Adrian pun terus memojokkan Henry. "Pak Henry, sekarang kamu harus memberikan penjelasan kepadaku. Kenapa kamu diam-diam merekam waktu aku sedang berhubungan intim dengan istriku? Apa tujuanmu sebenarnya? Kalau hari ini kamu nggak bisa a












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.