29Renida berulang kali menelepon Lova, tetapi tidak tersambung. Renida makin cemas kala waktu sudah menunjukkan jam sebelas lewat, sedangkan Lova belum juga pulang.Renida jalan mondar-mandir sepanjang unit apartemen yang disewakan GUNZ buat dirinya dan Lova. Renida akhirnya tidak kuasa lagi menunggu, dan bergegas keluar unit, guna menuju pintu ujung kanan di lorong itu.Renida memencet bel tiga kali. Dia bergumam tidak jelas, sebelum berhenti, sesaat setelah pintu terbuka dan Zalman muncul dengan rambut acak-acakan. "Bang, sorry ganggu, tapi ini urgent banget," tutur Renida."Ada apa, Ren?" tanya Zalman."Kak Lova, tadi dijemput temannya, sekitar jam 7. Tapi sampai sekarang dia belum pulang," terang Renida."Sudah coba ditelepon?" "Sudah puluhan kali dan nggak tersambung." "Man, saha' eta?" tanya Zikria yang keluar dari kamar utama."Renida, Bang. Katanya, Kak Lova nggak balik-balik," papar Zalman yang mengagetkan abangnya."Masuk, Ren," ajak Zikria sembari duduk di kursi. "Lova
Baca selengkapnya