"Maaf, kak Gavin ..."Elmira berbisik, dan itu sukses membuat hati Gavin tersentuh dan terenyuh hingga mampu meluluhkan segala amarahnya yang sempat meledak-ledak."Kak Avi ... Maafin El ya," ulang Elmira lagi sambil memegangi tangan Gavin di pipinya. "Saya yang salah," balas Gavin lembut. "Saya yang udah mukul kamu dan ninggalin kamu tadi. Maaf, ya." Elmira mengangguk. "Iya, Lo duluan emang yang nyakitin gue, tapi itu semua Lo lakuin karena gue yang mulai.""Emang, soalnya kamu berulah terus," kata Gavin, sambil meniup pipi Elmira yang lebam. Ia biarkan gadis itu mengoceh tidak jelas, Gavin tetap meniup wajah Elmira, bahkan bibirnya hampir mengenai wajah Elmira yang sedang dia tiupi."Kak Gavin juga berulah terus, nakal!" "Enak aja saya yang nakal, kamu itu yang nakal!""Nih! Ini nih bukti kenakalan kak Gavin!" seru Elmira sambil menunjuk lehernya yang memerah karena diberi tanda kepemilikan oleh Gavin tadi. "Sakit tahu, kak! Untung aja gue gak pingsan."Wajah Gavin bersemu merah
Last Updated : 2026-09-15 Read more