Tak lama kemudian, aku mendengar langkah kaki Tomas yang beranjak pergi, disusul oleh suara pintu yang tertutup rapat.Setelah itu, sayup-sayup terdengar suara Lidia dengan nada kemenangan. "Nggak nyangka, ‘kan? Pria yang kamu cintai selama sepuluh tahun, ternyata bisa lebih membelaku?""Aku merebut jasamu sebagai penyelamat nyawanya, dan dia langsung bertekuk lutut untuk balas budi padaku. Kamu memotong bonus kinerjaku cuma 2 ribu, aku cuma pura-pura sok menderita, dan dia langsung menghukummu selama tiga tahun penuh!""Kamu memperlihatkan sertifikat donor darah tepat di depan wajahnya, tapi dia bahkan nggak mau melihatnya sedikit pun. Sebaliknya, aku cuma perlu ngomong, dan dia langsung percaya pada semua kebohonganku!""Sekarang, padahal aku cuma kena anemia ringan, dia tega memaksamu mendonorkan darah sebanyak 3.000 ml untukku! Dia sama sekali nggak percaya pada omonganmu yang mengaku kena kanker lambung stadium akhir dan hampir mati.""Padahal tubuhmu sudah selemah ini, bahkan kam
続きを読む