Fatimah hanya bisa mengepalkan kedua tangannya sambil menahan tangis. Dadanya terasa sesak oleh berbagai pertanyaan yang terus berputar di kepalanya.Namun, ia tidak ingin larut dalam kesedihan.Dengan gerakan pelan, Fatimah segera mengenakan pakaian yang rapi, lalu menyisir rambutnya di depan cermin.Ia mengusap sisa air mata di pipinya dengan cepat.Apa pun yang sedang terjadi, ia tidak ingin Bu Asmah mengetahui masalah itu.Setelah memastikan wajahnya terlihat normal, Fatimah keluar dari kamar dan berjalan menuju dapur.Di sana, ia kembali berpapasan dengan Fatih yang baru selesai mandi.Untuk sesaat, tatapan mereka bertemu.Namun Fatimah segera memalingkan wajah dan memilih mendekati Bu Asmah yang sedang sibuk menyiapkan sarapan."Sini biar Fatimah saja yang mengerjakan, Bu," ujarnya sambil mengambil alih pekerjaan mertuanya. "Ibu duduk dan istirahat saja. Dokter bilang ibu tidak boleh terlalu capek."Bu Asmah tersenyum."Kamu ini ada-ada saja. Ibu sudah jauh lebih sehat.""Meski
最終更新日 : 2026-06-14 続きを読む