"Jo tolong aku!" TUT Kedua alis Bejo menukik mendengar suara seorang wanita yang meminta tolong. Bukan Mila! Sekarang panggilan itu pun sudah ditutup. Hanya sekedar kode yang Bejo sendiri tidak mau terpancing akan hal itu. "Siapa sih? Mau ngejebak gue apa gimana?" gumam Bejo. Dia pun memastikan kalau benar bukan Mila. Bejo melipir ke dekat tiang penyangga bangunan dan bersandar di sana seraya menghubungi Mila. "Hallo ada apa, Jo?" "Nyonya dimana?" "Toko." "Aman?" "Aman. Kenapa memangnya?" "Oh, nggak kenapa-kenapa. Kalau aman ya baguslah! Ya sudah lanjut ya, Nyonya!" "Eh tunggu, Jo!" "Ada apa, Nyonya?" "Kamu aman?" "Selagi Nyonya aman, saya akan selalu aman," jawab Bejo tetapi dalam hati dia bersorak. "Anjaaayyyy! Sok puitis banget, najis!" "Oh, ya sudah." Entah bagaimana tanggapan Mila saat ini tapi Bejo terpancing ingin kembali bertanya pada wanita itu. "Nyonya aman?" "Kan tadi saya sudah jawab kalau saya aman, Jo." "Bukan situ
Read More