Nicho mengguyur tubuh istrinya dengan air. Membasuh kotoran dari najis hingga tubuh itu suci saat akan dipulangkan ke rumah barunya. Kepala itu, tangan dan kaki.. semuanya tak ada yang terlewat dari sentuhan Nicho. Ia masih ingat semuanya.. dengan gayung yang mengguyur tubuh Bunga, ia teringat akan bulan madunya. Dimana manisnya pernikahan saat mereka pernah mandi dalam satu gayung berdua. Selesai dimandikan, Nicho membantu mengeringkan tubuh istrinya. Melakukan kegiatan kesukaan dengan menyisir rambut panjang yang tergerai indah. Tak ada air mata, Nicho begitu tegar. Tangannya begitu terampil menyisiri satu per satu helaian rambut lebat itu. Biasanya, Bunga akan memberikan kecupan sebagai hadiahnya. Namun sekarang, Bunga hanya diam dan tak bisa membuka matanya. Selesai dikeringkan, tubuh Bunga dilapisi oleh kain kafan berwarna putih. Para ibu-ibu, Murni, Nicho ikut membantu dalam prosesi ini. Kecuali Tati ya
Last Updated : 2026-07-08 Read more