[Hannah]“Aku sudah berhari-hari mencarinya, tapi tidak ketemu," ujar Hannah sambil menghampiri Kevin yang sedang asyik membaca buku di tangannya. “Kau yakin kau menyimpannya di buku, kan?”“Iya,” jawabnya tidak acuh, matanya tidak lepas dari buku.“Kevin!” Hannah merebut buku itu dari tangan Kevin. “Kenapa kau malah baca komik, bukannya mencari?”“Itu manga.” Kevin mengambil kembali buku itu. “Aku sedang beristirahat. Aku capek.”“Aku juga capek!”“Kalau begitu pulang saja. Tidak ada yang memaksamu mencari nama pengguna dan kata sandinya, kan?”Hannah menghela napas. Memang benar, Hannah-lah yang berkepentingan. Tapi ia juga lelah karena rasanya seperti mencari sendirian.Ini semua mungkin akan lebih cepat selesai kalau saja Kevin benar-benar mencari. Bukan tiba-tiba terdistraksi, membawa bukunya ke sofa, lalu membacanya sampai habis.Kevin membalikkan halaman buku di tangannya. Sebuah kertas kecil terselip di sana.“Ah. Ketemu.”Hannah tersenyum lebar. Kelelahan yang ia rasakan mend
Read more