_o0o_Seperti yang sudah direncanakan, Liu Ri kembali menampakkan diri di sekitar istana, seolah-olah tak pernah terjadi apa-apa. Ia mengenakan pakaian yang anggun namun tidak mencolok, dan setiap langkahnya dipenuhi kehati-hatian.Di taman, di ruang selasar, bahkan di koridor tempat para pelayan berlalu-lalang, ia selalu mencoba mencari kesempatan untuk mendekat. Ia menyapa para pelayan dengan ramah, menyisipkan senyum di setiap sudut wajahnya, berusaha menampilkan citra wanita lembut dan penuh pengertian, tidak seperti dirinya dulu. Namun semua itu tidak mampu menembus dinding dingin yang telah terbentuk di sekelilingnya.Setiap kali Liu Ri menghampiri Ibu Suri, wanita paruh baya itu hanya menoleh sekilas dan menyambutnya dengan senyum tipis. Senyum itu terasa lebih sebagai bentuk sopan santun belaka daripada tand
Última atualização : 2026-09-10 Ler mais