POV YudhaMbak Nilam berlari tergopoh-gopoh, koran kusut di tangannya mengepul seperti asap, menandakan betapa tergesa-gesanya langkahnya. "Yud, lihat ini!" serunya, suara sedikit terengah-engah.Aku yang sedang terduduk di ruang tamu kontrakan baruku, mengernyit heran, "Ada apa, Mbak?""Baca ini, ada lowongan pekerjaan."Aku meraih koran itu, mataku langsung tertuju pada headline yang mencolok: "Lowongan Sopir Pribadi untuk CEO Ternama". Sebuah perusahaan kosmetik terkemuka, Karisha Cosmetics, sedang mencari sopir pribadi untuk CEO-nya, Karisha Evelyn. Aku membaca berita itu dengan seksama, jantungku berdebar kencang."Kamu bisa mendaftar di sana, Yud," ucap Mbak Nilam, matanya berbinar-binar.Aku terdiam, pikiran berputar cepat. "Tapi, Mbak, masak aku jadi sopir? Aku pergi jauh sampai Jakarta, hanya untuk jadi sopir?""Yudha, biarpun sopir, tapi kamu baca, gajinya besar!" Mbak Nilam mencoba membujukku, suaranya sedikit mendesak.Ya, gaji yang ditawarkan memang menggiurkan, jauh mele
Huling Na-update : 2026-08-18 Magbasa pa