Guncangan berikutnya datang lebih keras. Lantai Sanggar Sukma bergeser di bawah kaki mereka. Debu berjatuhan dari langit-langit, sementara retakan yang sebelumnya hanya terlihat di sekitar altar kini menjalar ke seluruh ruangan seperti urat hitam yang membelah batu tua.Ratna kehilangan keseimbangan. Wisanggeni segera meraih lengannya dan menariknya menjauh dari bagian lantai yang mulai amblas."Ratna, menjauh dari altar!""Aku baik-baik saja." Ratna berusaha berdiri tegak, tetapi matanya tidak pernah lepas dari Simbar Agni yang masih berada di tangan Wisanggeni. "Yang menjadi masalah bukan lantainya. Lihat ke sana."Wisanggeni mengikuti arah pandangannya. Di balik altar, dinding batu yang sejak tadi tertutup kabut perlahan terbelah. Bukan ka
Last Updated : 2026-08-13 Read more