Citra pun turun dari mobil. Ia menatap rumah orang tuanya. Ini adalah kali keduanya ia pulang tanpa Yusuf. Citra sadar, mulai sekarang ia harus belajar untuk tidak melibatkan Yusuf dalam segala hal. Ia harus terbiasa tanpa pria yang sudah memiliki tempat istimewa di hatinya itu. "Kalau sudah selesai, telepon aku, ya," ucap Maya setelah membuka kaca jendela mobil. "Iya," jawab Citra. Setelah itu, ia pun masuk ke dalam rumah. Begitu memasuki ruang tamu, Citra melihat Art sedang membersihkan ruangan. "Bi, Mama di mana?" tanya Citra. "Eh, Neng pulang. Ibu ada di kamar, Neng." "Oh." Citra pun segera menaiki tangga menuju kamar ibunya. Sesampainya di depan pintu, ia memutar gagang pintu. "Ma," panggilnya. "Sayang," sahut sang Mama begitu melihat Citra. "Kamu datang juga. Yusuf mana?" tanya Handoko yang ternyata juga berada di kamar. "Mas Yusuf lagi ada urusan, Pa. Nanti kalau sudah selesai urusannya, pasti nyusul," jawab Citra berbohong. "Iya, tidak apa-apa. Papa
Última atualização : 2026-09-01 Ler mais