Beberapa hari kemudian... "Sayang," panggil Ara sambil berjalan masuk ke dalam kamar, disusul Maya di belakangnya. "Hai," balas Citra. Ia sudah selesai membereskan barang-barangnya. "Kamu beres-beres sendiri?" tanya Maya bingung. "Harusnya kalian datang lebih awal, jadi bisa bantu aku. Tapi karena datangnya sekarang, ya sudah, aku kerjain sendiri," jawab Citra. "Maksudnya, Kak Yusuf mana?" Maya memperjelas pertanyaannya. "Mungkin kerja," jawab Citra tenang. "Yuk." Maya mengangguk singkat, meskipun masih belum puas dengan jawaban Citra. Namun, sedikit banyaknya ia tahu bagaimana posisi Citra sekarang. "Aku bawakan tasnya," kata Ara lalu langsung mengambil alih tas Citra. Ketiganya berjalan bersama menyusuri koridor rumah sakit. Namun, baru beberapa langkah, Ara tiba-tiba menghentikan langkahnya. Citra dan Maya yang berjalan di belakangnya ikut berhenti. "Itu si bos, kan?" tanya Ara sambil menunjuk ke arah sebuah ruang rawat. Dari balik kaca pintu, terlihat Yusuf dan Naya s
Última atualização : 2026-09-08 Ler mais