Hari ulang tahunku yang kelima adalah hari ketika aku mengetahui bahwa suamiku tidak pernah benar-benar berhenti mencintainya. Padahal, seharusnya aku sudah menyadarinya sejak lama. Pertama kali aku mendengarnya memanggil namanya adalah di bulan pertama pernikahan kami. Saat itu aku sedang berdiri di dapur sambil membawa segelas air. Zane berada di kamar, membereskan koper untuk bulan madu kami, ketika samar-samar aku mendengar suaranya yang bergetar. "Jovi..." Lembut. Penuh kerinduan. Seolah hanya dengan mengucapkan nama itu saja sudah membuat seluruh dunianya runtuh. Perutku langsung terasa melilit. Karena aku pernah mendengar nada suara itu sebelumnya. Saat kami masih berusia tujuh belas tahun. Saat Jovi masih menjadi miliknya. Aku berdiri mematung cukup lama, meyakinkan diri bahwa aku hanya salah dengar. Bahwa aku terlalu sensitif. Aku terus mengatakan pada diriku sendiri kalau setelah kami menikah, perlahan-lahan dia pasti akan melupakan Jovi dan mulai melihatku sebagai s
Dernière mise à jour : 2026-06-29 Read More