– Ruang Rapat – Keesokan paginya, tepat pukul 09.55, aku memasuki ruang rapat untuk mengikuti panggilan konferensi dengan Harrington. Vance sudah berada di sana, berdiri di ujung meja sambil berbicara melalui telepon. Saat aku masuk, ia mengangkat kepala. Tatapannya jernih, tajam, dan profesional. Tak ada sedikit pun jejak keterkejutan yang sempat kulihat di lift kemarin. Ia menunjuk kursi di sampingnya. Aku duduk. Tepat pukul sepuluh, rapat dimulai. Wajah Harrington memenuhi layar, ditemani enam anggota dewan direksinya. Aku mempresentasikan data dengan tenang dan penuh keyakinan. Satu per satu pertanyaan mereka kujawab tanpa ragu. Selama rapat berlangsung, aku bahkan tidak sekali pun menoleh ke arah Vance. Di pertengahan presentasi, Harrington melontarkan pertanyaan tajam mengenai margin risiko. Aku baru saja hendak menjawab ketika Vance menyela. "Risikonya sudah diperhitungkan dan terkendali," katanya dengan tenang. "Proyeksi yang dibuat Nona Sullivan sudah memperhitungka
Last Updated : 2026-06-30 Read more