“Kalian berdua... apa-apaan ini?!” tuntut Liam, suaranya naik satu oktav, menembus keriuhan terminal kedatangan Bandara Heathrow.Elena menatap Liam dengan tenang, lalu beralih pada pria di sampingnya sembari mengulas senyum tipis. “Liam, di mana sopan santunmu? Perkenalkan, ini Vincent Sinclair. Tapi kurasa kau sudah sangat mengenalnya, bukan?”“Aku tidak butuh perkenalan konyol ini, Elena!” potong Liam dengan rahang mengeras. “Aku tanyamu sekali lagi, mengapa kau bisa bersamanya?!”“Ah, tenanglah, Harrington,” sela Vincent dengan nada baritonnya yang santai namun sarat akan provokasi. “Kami hanya tidak sengaja bertemu di Paris. Dan karena istrimu sendirian di kota asing, aku berbaik hati menemaninya selama beberapa hari ini. Kami bahkan menghabiskan malam-malam yang menyenangkan di sana.”“Kau... menemani istriku?!” Darah Liam mendidih seketika. Ia melangkah maju, mencengkeram kerah jas Vincent dengan kasar. “Kurang ajar kau, Vincent! Jauhi Elena! Dia istriku!”“Liam, lepaskan tanga
Zuletzt aktualisiert : 2026-07-06 Mehr lesen