“Kalau aku malu, pernikahan kita tidak akan pernah terjadi.”“Meskipun hanya pernikahan kontrak?”“Tamu undangan tahu kita sudah sah menikah, bukan sedang bekerja sama. Apa kamu berpikir pernikahan kita saat itu tidak ada tamu undangan?”Elena mengukir senyum tipis saat mendengar pertanyaan sarkastik dari Liam. Tentu saja saat itu ada banyak tamu undangan dari kalangan kolega bisnis serta keluarga besar Harrington dan Vance. Entah bagaimana bisa, balasan jawaban sarkastik Liam justru membuat hati Elena menghangat, meski perempuan itu bergegas menepis perasaan tersebut.“Tapi tetap saja, kamu masih kurang sehat, apa tidak sebaiknya pergi lain kali saja?”“Tempatnya tidak jauh. Aku bisa pastikan aku sudah kuat, percayalah,” jawab Liam dengan tatapan mata yang terfokus pada Elena.Pasrah, Elena hanya bisa mengangguk lalu mulai memoleskan riasan tipis. Ia mengikat rambutnya dengan gaya kasual seperti biasa, membiarkan beberapa helai anak rambut membingkai dahinya dengan lembut.“Aku sudah
Huling Na-update : 2026-09-07 Magbasa pa