Pertanyaan Elizabeth bertengger di udara, membuat Elena berpikir keras harus memberi jawaban bagaimana."Eum... bo-boleh, Bu," sahut Elena akhirnya dengan gagu, memaksakan senyum tipis meski jantungnya berdegup cepat.“Ibu sudah tidak sabar untuk melihat perkembangan cucu ibu, ayo kita pergi sekarang juga,” ajak Elizabeth dengan bersemangat.Tiga puluh menit kemudian, mereka sudah berada di dalam ruang pemeriksaan kandungan. Gel dingin menempel di perut bawah Elena saat dokter menggerakkan transducer di atas kulitnya.Layar monitor ultrasonografi menyala terang, menampilkan bayangan oren-hitam yang samar namun pasti. Elizabeth menggenggam tangan Elena dengan air mata haru yang merebak di sudut matanya."Lihat itu, Nyonya Harrington. Kantung kehamilannya sudah terlihat sangat jelas," ujar dokter spesialis kandungan itu seraya menunjuk titik kecil di layar.“Iya, aku melihatnya Dokter,” jawab Elizabeth berkaca-kaca.Namun, raut wajah sang dokter perlahan berubah agak serius saat membaca
Huling Na-update : 2026-09-18 Magbasa pa