"Avena, kamu yakin mau makan di ... sini?" tanya Rafsen ragu, matanya meneliti bangunan warung tenda di pinggir jalan dengan asap membumbung tinggi dan spanduk pecel lele bergambar lele, ayam, dan bebek."Yakin seribu persen. Udah, nggak usah banyak mikir, cacing di perut aku udah demo, nih," jawab Avena antusias.Sebelum membuka pintu mobil, Avena mengambil cardigan rajut yang sempat ia bawa dari rumah lalu memakainya untuk menutupi bagian atas gaun mewahnya. Meski begitu, bagian bawah gaun mermaid champagne berpayet yang menjuntai itu tetap terpampang nyata.Avena melangkah santai menuju warung tenda, sementara Rafsen mengekor di belakangnya dengan gestur kaku. Tubuh tegapnya yang berbalut setelan tuksedo mahal terlihat sangat out of place di tengah aroma terasi dan minyak goreng."Mbak, Mas, mau pesan apa?" tanya abang penjual yang sempat melongo beberapa detik menatap penampilan pasangan sultan yang nyasar di lapaknya."Mas, saya pesan lele goreng satu, bebek goreng satu, samba
Última atualização : 2026-07-29 Ler mais