Malam semakin larut saat Rafe dan Liora kembali ke rumah persembunyian. Untuk pertama kalinya dalam waktu yang sangat lama, keheningan terasa utuh tidak ada suara tembakan dari kejauhan, tidak ada panggilan ancaman yang memecah kesunyian, tidak ada mobil mencurigakan yang berhenti di depan gerbang. Victor telah ditangkap. Jaringan Il Signore yang dulu menguasai bayang-bayang mulai runtuh perlahan. Namun di tengah kemenangan itu, satu hal masih tertinggal, belum terselesaikan, dan hanya miliknya.Di ruang kerja yang remang, Rafe berdiri sendirian. Di atas meja kayu tua itu tergeletak sebuah amplop tua, tepiannya sudah mulai menguning. Di bagian depan, tertulis dengan tinta hitam yang mulai memudar: Untuk Rafael.Ia membuka segelnya perlahan, seakan takut merusak setiap kata yang tertulis di dalamnya. Ada beberapa lembar surat dan sebuah foto lama yang sudah mulai buram. Rafe mulai membaca baris pertama, suaranya hanya berupa bisik yang tertelan keheningan ruangan.“Rafael, jika suatu h
Huling Na-update : 2026-08-18 Magbasa pa