Sore harinya, Kevin memutuskan untuk mengosongkan seluruh jadwalnya.Usai menyelesaikan urusan bisnis bersama Lucas, pria itu tidak membawa Viona kembali ke hotel ataupun tempat perbelanjaan barang-barang bermerek.Sebaliknya, Kevin mengajak Viona menyusuri trotoar batu di sepanjang kawasan Le Marais dan tepian Sungai Seine.Suasana kawasan tua di Paris itu terasa hidup namun menenangkan. Angin sore bertiup cukup dingin, membuat Viona mengusap kedua tangannya yang hanya terbalut jaket tipis."Berjalanlah lebih pelan, Viona," ujar Kevin sambil memelankan langkah kakinya yang lebar.Pria itu melepaskan syal wol hitam dari lehernya sendiri, lalu melingkarkannya ke leher Viona tanpa meminta izin terlebih dahulu.Viona sempat tersentak, tetapi rasa hangat yang menjalar dari bahan wol beraroma parfum maskulin Kevin membuat niatnya untuk menolak menguap begitu saja."Di Paris, orang-orang berjalan bukan untuk berburu waktu seperti di Jakarta," lanjut Kevin datar, namun nada suaranya terdenga
Última actualización : 2026-08-01 Leer más