"Dasar bos gila, arogan, munafik, argh! Sial banget hidupku!”Viona melangkah lebar keluar dari lobi hotel dengan napas tersengal-sengal.Semua makian yang tertahan di tenggorokannya kini tumpah tanpa sisa.Dia kemudian melirik penampilannya lewat pantulan kaca toko di pinggir jalan.Rambutnya berantakan, dan kemeja kerjanya yang dipakai sejak kemarin sore tampak sangat lecek serta kusut. Beruntung, dia masih sempat menyelamatkan tas kerjanya.Dia tidak punya banyak waktu setelah melihat jamdigital di ponselnya sudah menunjukkan pukul tujuh pagi.Viona harus segera kembali ke apartemennya yang sempit, mandi secepat kilat, dan mengganti pakaian agar bisa tiba di kantor sebelum jam delapan.Sebagai sekretaris pribadi, dia tidak boleh telat sedetik pun, atau Kevin akan punya alasan tambahan untuk memecatnya.Setelah mandi dengan terburu-buru dan memakai setelan kerja yang bersih, rok pensil hitam dan kemeja putih yang disetrika rapi, Viona berlari menuju stasiun kereta.Beruntung, dia be
Last Updated : 2026-07-17 Read more