LilaAku melangkah turun dari perahu kecil itu ke dermaga kayu yang hangat, dan udara panas langsung menyergapku. Aromanya seperti air laut asin, bunga-bunga manis, dan hembusan hujan yang jauh di kejauhan. Jantungku sudah berdegup kencang karena ini adalah pernikahan besar sepupuku di tempat tropis mewah ini. Aku berusia dua puluh tiga tahun dan seharusnya bahagia untuknya, tapi aku merasakan semua tekanan dari keluarga. Lalu aku melihatnya. Marcus. Paman tiriku. Adik jauh lebih muda ayahku dari pernikahan keduanya. Segala sesuatu di sekitarku langsung lenyap.Dia berdiri di sana, terlihat bahkan lebih kuat daripada yang kuingat saat aku masih remaja. Empat puluh lima tahun, kulitnya kecokelatan oleh matahari, bahu lebar di balik kemeja putih longgar, dan janggut abu-abu hitam yang kasar di rahang tegasnya. Matanya tajam, seolah bisa melihat segala isi hatiku. Dulu, saat liburan keluarga, aku sangat tergila-gila padanya. Dia adalah yang liar, fotografer petualang yang berkelana ke ma
Last Updated : 2026-07-15 Read more