Mina memandang wajah Pauline yang masih pucat karena ketakutan, lalu berkata dengan nada menghina, "Sandiwaramu mungkin bisa menipu orang untuk sementara, tapi nggak akan selamanya."Pauline balas menatapnya dengan penuh kebencian, tetapi tidak berani mengucapkan sepatah kata pun. Dia bisa melihat Caleb mulai curiga. Mulai sekarang, dia harus jauh lebih berhati-hati.Sementara itu di lorong, wajah Caleb dipenuhi kebingungan. Sambil memegang ponsel, dia bertanya dengan bingung, "Apa kalian salah sambung?"Telinganya berdengung hebat. Dia bahkan mulai curiga kalau pendengarannya bermasalah.Petugas di seberang telepon kembali memeriksa data dengan saksama sebelum menjelaskan, "Pak Caleb, nggak mungkin kami salah. Kami tahu Anda pasti sangat berduka saat ini. Tapi, sebagai petugas di Bagian Donasi Jenazah, pertama-tama kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Anda dan istri Anda atas kontribusi besar yang telah diberikan bagi dunia medis ...."Setelah itu petugas masih mengucapkan banya
Read more