เข้าสู่ระบบ"Bu Alicia, ini adalah formulir persetujuan donasi jenazah. Mohon tanda tangan di sini." Alicia menatap lembaran kertas tipis yang tergeletak di hadapannya. Tangan yang memegang pena sedikit gemetar. Petugas itu menangkap keraguannya dan berkata dengan penuh pengertian, "Donasi jenazah memang keputusan yang besar. Kalau berubah pikiran di saat-saat terakhir juga hal yang wajar. Anda bisa pulang dulu untuk berdiskusi dengan keluarga sebelum memutuskan ...." "Sudah saya tanda tangani." Alicia tersenyum pahit. Keluarga. Baginya, kata itu terasa begitu mewah. Bagaimanapun juga, hati suaminya sudah tidak ada lagi padanya.
ดูเพิ่มเติมDaxel dan Alicia saling bertukar pandang, lalu segera membagi tugas masing-masing untuk membawa anak itu ke rumah sakit besar di kota. Alicia bertugas menenangkan ibu si anak dan membujuknya agar ikut bersama mereka.Sementara itu, Daxel mengemudikan mobil, lalu melaju secepat mungkin melewati jalan pegunungan pada malam tahun baru. Mereka akhirnya tiba di Rumah Sakit Rakyat tepat menjelang tengah malam.Tak satu pun dari mereka menyangka akan kembali ke rumah sakit ini dalam keadaan seperti itu. Namun, tidak ada yang sempat berhenti untuk bernostalgia. Anak itu segera dibawa ke ruang gawat darurat dengan kecepatan secepat mungkin.Daxel lebih mengenal para tenaga medis di rumah sakit itu, sehingga lebih cocok menemani ibu si anak yang hampir kehilangan kendali emosinya sambil menunggu hasil penyelamatan. Karena itu, Alicia dengan sukarela mengurus berbagai keperluan seperti pendaftaran dan pembayaran.Setelah menyelesaikan semuanya dan hendak kembali ke depan ruang gawat darurat untuk
Alicia sama sekali tidak menganggap dirinya sebagai pasien yang harus dijaga.Sebaliknya, dia sudah mempersiapkan diri untuk memberikan yang terbaik. Bersama Daxel, dia menempuh perjalanan jauh menuju puskesmas di sebuah kota kecil. Hanya beberapa hari setelah tiba, dia langsung mencurahkan seluruh tenaga dan pikirannya untuk bekerja.Kondisi layanan kesehatan di sana bahkan jauh lebih buruk daripada yang mereka bayangkan.Seluruh warga dari desa-desa di sekitar hanya bisa berobat dan mengambil obat di puskesmas kecil yang hanya memiliki dua lantai itu.Namun, jumlah tenaga medis sangatlah minim. Selain mereka berdua, hanya ada beberapa dokter desa yang sudah berusia lanjut dan beberapa perawat magang yang ditugaskan dari kota.Alicia memilih menerima keadaan apa adanya.Kerja samanya dengan Daxel ternyata jauh lebih kompak daripada yang pernah mereka bayangkan semasa kuliah. Dalam waktu kurang dari enam bulan, berkat kemampuan medis yang luar biasa serta sifatnya yang baik hati dan pe
"Nggak apa-apa. Memang sudah seharusnya aku melakukan ini. Lagi pula ...." Daxel berhenti sejenak sebelum melanjutkan, "Kita ini senior dan junior dari fakultas yang sama. Sudah sewajarnya saling membantu.""Apalagi, waktu operasi ini dilakukan, sebenarnya aku juga nggak memiliki keyakinan penuh akan keberhasilannya. Justru aku yang harus berterima kasih karena kamu sudah percaya sama aku."Pilihan katanya sopan dan lembut. Namun, tatapan matanya kepada Alicia jelas tidak murni. Selain kekhawatiran dan kebahagiaan, ada pula rasa cinta yang tak mampu dia sembunyikan.Alicia baru saja lolos dari ambang kematian. Kebetulan, saat itu dia sama sekali tidak sedang memikirkan hal-hal seperti itu. Dia tersenyum tipis lalu berkata, "Kamu mau mencoba saja sudah luar biasa. Kalau bukan karena kamu, sekarang aku pasti benar-benar sudah menjadi bahan praktikum anatomi."Alicia memang benar-benar telah menandatangani surat persetujuan donor jenazah dan juga benar-benar telah mempersiapkan diri untuk
Suasana di sekeliling seketika sunyi senyap, seolah waktu berhenti berputar.Sampai akhirnya Caleb sendiri yang memecah keheningan. Dia mengernyit sambil bertanya kepada Mina, "Kenapa wajahmu pucat begitu?"Mina menggeleng dengan terkejut. "Tuan Muda, saya nggak apa-apa. Tapi ... Tuan tadi nanya tentang Nyonya?"Caleb balik bertanya dengan bingung, "Memangnya siapa lagi nyonya di sini selain dia? Sudah hampir setengah hari aku nggak lihat dia. Bukannya dia bilang mau ketemu temannya? Kenapa sampai sekarang belum pulang?"Sepertinya dia benar-benar telah melupakan bahwa Alicia sudah tiada.Melihat wajah Caleb yang begitu tenang, jantung Mina langsung berdegup kencang. Dia buru-buru mengarang alasan untuk menenangkannya, lalu secepat mungkin menghubungi dokter pribadi keluarga yang sudah lama mengenal mereka.Dokter itu sebenarnya sudah mengetahui apa yang terjadi antara Caleb dan Alicia. Sebelum datang, dia sudah mempersiapkan diri secara mental. Namun setelah berbicara langsung dengan












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.