Setelah makan malam berlangsung, Kalila duduk di sofa kamarnya memainkan game di ponsel yang memang disediakan oleh Damian. Pria itu sendiri belum juga kembali ke kamar, sepertinya banyak pekerjaan karena pria itu sempat menerima beberapa pesan yang membuat wajahnya berubah. Kalila mendengus saat karakter di permainan yang ia mainkan mati begitu saja, sudah beberapa kali ia mencoba di tingkat ini. Sayangnya, ia belum juga berhasil menaklukkannya. Ceklek. “Kau belum tidur?” Kalila menoleh, mendapati Damian sudah berada di dalam kamar mereka. “Aku belum mengantuk,” katanya. Damian mengangguk mengerti, kemudian berjalan menuju toilet tanpa kata. Di sisi lain, Kalila masih penasaran dengan level game yang ia mainkan. Tak lama kemudian, Damian muncul kembali dengan pakaian yang sudah berganti menjadi piyama tidurnya. "Minggu depan ada acara, kau harus ikut." Kalila yang mendengar hal itu langsung menegakkan tubuhnya, menaruh ponsel di atas meja dan mendekat ke arah Damian. "A
Last Updated : 2026-07-30 Read more