Siang itu, aku, Sean, Mama, dan Caroline sedang menikmati makan siang bersama di rumah Mama. Aku berdiri di samping Sean ketika suara langkah kaki terdengar dari arah pintu depan. Beberapa detik kemudian, Ronald muncul dengan senyum lebarnya yang khas. Begitu melihatku, wajahnya langsung berbinar. “Mika!” Aku baru sempat tersenyum sebelum Ronald menghampiriku dan langsung menarikku ke dalam pelukannya. Bahkan sebelum aku sempat memprotes, dia mengangkat tubuhku dan memutarku sekali. “Ronald!” pekikku kaget. Dia tertawa sebelum menurunkanku kembali. “Wow! Mika, kau tampak luar biasa. Kau semakin cantik.” Aku memutar mata sambil meninju ringan perutnya. “Masih saja suka menggombal.” “Bukan gombalan. Aku serius.”
Last Updated : 2026-08-19 Read more