تسجيل الدخول"Maafkan aku, Mikaila. Aku tidak pernah mencintaimu." Dalam satu hari, dunia Mikaila Alexandra runtuh. Pria yang ia cintai selama bertahun-tahun menolaknya. Ibunya memaksanya menikah dengan seorang pria asing bernama Sean Valentino. Dan semalam kemudian... Mikaila terbangun di apartemen pria itu. Sebelum ia sempat melarikan diri, foto dirinya keluar dari apartemen Sean sudah memenuhi berita hiburan. Karier yang baru saja ia bangun terancam hancur. Hanya ada satu cara untuk menyelamatkan semuanya. Menikahi Sean Valentino. Namun Sean bukan pria biasa. Ia terlalu kaya. Terlalu berbahaya. Terlalu terbiasa mendapatkan semua yang ia inginkan. Dan kini... Sean hanya menginginkan satu hal. Mikaila Alexandra. Tetapi benarkah pernikahan itu akan menyelamatkannya... atau justru menjadi awal dari obsesi paling berbahaya dalam hidupnya?
عرض المزيدAku pulang menjelang sore dengan kepala yang terasa jauh lebih berat daripada saat meninggalkan gedung Oslo Enterprise. Tapi setidaknya, Caroline dan Eden bisa menjadi orang-orang yang mau memberiku ruang untuk memikirkan hal ini bersama. Mobil mini cooper Caroline berhenti di halaman rumah bergaya kolonial modern yang sudah kutinggali sejak kecil bersama Mama. Rumah ini selalu menjadi tempat paling nyaman bagiku. Sayangnya, hari ini bahkan rumah pun terasa seperti ruang sidang.Sebelum aku turun, Caroline menahan pergalangan tanganku, aku menoleh menatap Caroline yang menatapku dengan tatapan cemas. "Apa?" "Kalau kau jadi nyonya Valentino jangan pernah berpikir untuk memecatku." Perkataan Caroline membuatku melongo sejenak lalu berdecak dan memutar mata. "Kalau aku menikah dengan Sean kau yang akan dapat manfaat terbanyak dari pernikahan ini." Aku tersenyum dengan wajah menggoda pada Caroline dan dia balas tersenyum lebar sebelum aku meninggalkannya turun dari mobil.Begitu pint
Map hitam itu masih berada di pangkuanku sejak aku meninggalkan gedung Oslo Enterprise.Aku bahkan tidak langsung meminta sopir taksi mengantarku pulang. Mobil berhenti di tepi Singapore River, sementara aku hanya duduk diam menatap lalu lalang orang di luar jendela.Tanganku kembali membuka map itu.Perjanjian pernikahan.Aku membaca setiap halaman untuk kedua kalinya, berharap ada bagian yang tadi salah kubaca.Tetapi tidak.Sean benar-benar menuliskan semuanya dengan jelas.Rumah.Saham Oslo Enterprise.Perlindungan hukum.Rekening bersama.Bahkan jika pernikahan kami berakhir suatu hari nanti, sebagian aset itu tetap menjadi milikku.Aku menutup map itu pelan."Pria itu benar-benar sudah gila."Tidak ada laki-laki waras yang menyerahkan sebanyak ini kepada perempuan yang bahkan baru dikenalnya beberapa hari.Kecuali...Ia sedang menyembunyikan sesuatu yang jauh lebih besar.Aku kembali teringat tatapan Sean saat mengatakan syarat terakhirnya."Setelah kontrak Aurora Beauty selesai
Aku terbangun lebih pagi dari biasanya akibat suara ponsel yang berdering tanpa henti di atas nakas. Kelopak mataku masih terasa berat ketika kuraih benda itu dengan malas.Caroline.Belum sempat aku menyapa, suara paniknya langsung memenuhi telingaku."Mika, dengarkan aku baik-baik."Aku langsung terduduk."Ada apa?""Jangan buka media sosial."Aku mengernyit."Apa maksudmu?""Pokoknya jangan buka dulu. Aku sedang menuju rumahmu. Kita bahas di kantor saja."Nada bicara Caroline terdengar jauh lebih serius daripada biasanya."Aku baik-baik saja, Carry.""Bukan itu masalahnya." Ia mengembuskan napas panjang. "Mika... berita tentangmu ada di mana-mana."Sambungan telepon terputus beberapa detik kemudian setelah Caroline berkata ia akan segera menjemputku.Aku masih memandangi layar ponsel dengan dahi berkerut.Berita?Tentangku?Rasa penasaran mengalahkan peringatan Caroline. Jemariku membuka salah satu aplikasi media sosial, lalu mengetik nama panggungku.Mika Alexa.Butuh kurang dari
Rasa berdenyut di kepalaku membuatku terbangun dengan kelopak mata yang terasa berat. Aku meringis pelan sambil mengangkat tangan untuk memijat pelipisku. Rasanya seperti ada seseorang yang tanpa henti memukul tengkorakku dengan palu.Sial... kepalaku.Aku memaksa membuka mata sedikit demi sedikit. Langit-langit berwarna putih dengan lampu kristal yang menggantung tepat di atas ranjang menyambut pandanganku. Aku mengerutkan dahi.Ini... bukan kamarku.Jantungku langsung berdegup lebih cepat.Aku bangkit tergesa-gesa, tetapi kepalaku kembali berdenyut hingga membuatku kehilangan keseimbangan. Tanganku spontan menopang tubuh di atas kasur yang berantakan.Kasur...Berantakan?Napasku tercekat.Aku menunduk menatap diriku sendiri."Ya Tuhan..."Aku hanya mengenakan sebuah kemeja putih pria yang panjangnya hampir menutupi pahaku. Kemeja itu jelas bukan milikku. Ukurannya terlalu besar hingga salah satu bahunya melorot memperlihatkan kulit bahuku.Panik mulai menjalar ke seluruh tubuhku.A












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.